Hari ini :
Powered by Holy Spirit

Ketika Joshua ditemui Tuhan Yesus

Pada suatu pagi yang cerah ketika Joshua bangun tidur ia memandang ke luar lewat jendela kamarnya “Ah, ciptaan Tuhan memang begitu indah!” katanya dalam hati sambil menyaksikan semua itu, ia memuji-muji Tuhan atas karyaNya yang begitu indah.Saat ia duduk di tempat tidur, tiba-tiba Tuhan Yesus datang dan bertanya, “Apakah engkau mencintai Aku?” ia menjawab, “Tentu saja, Engkau adalah Tuhan dan Juru Selamatku!”

Kemudian Ia bertanya, “Sekiranya tubuhmu cacat, apakah engkau akan tetap mencintai Aku?”
Joshua tertegun, dan melihat kedua kaki dan tangannya. Ah, alangkah sulitnya hidup ini, dengan tubuh yang cacat! dan Joshua menjawab, “Tuhanku, jika aku cacat, akan sangat susah bagiku, tetapi aku akan tetap mencintai Engkau”. 

Kemudian Tuhan Yesus melanjutkan bertanya , “Sekiranya matamu tak dapat melihat, apakah engkau tetap bersyukur atas segala ciptaanKu?” Secara tiba-tiba Joshua terbayang orang-orang tuna netra di seluruh dunia dan bagaimana mereka tetap memuji dan bersyukur atas segala ciptaan Tuhan. Lalu ia menjawab, “Alangkah sulitnya jika aku tidak dapat melihat, Tuhanku, tetapi aku tetap akan bersyukur atas segala ciptaanMu.”

Kemudian Tuhan Yesus bertanya lagi, “Sekiranya engkau tidak dapat mendengar, apakah engkau tetap akan setia kepada setiap FirmanKu?” Lalu Joshua berpikir, bagaimana mungkin aku mendengarkan Firman Allah jika aku tuli? Tetapi kemudian ia tersentak, dan menyadari bahwa ia perlu mendengar Firman Allah dengan hati, bukan dengan telinga saja. Maka Joshua menjawab, “Alangkah sulitnya Tuhan, jika aku tuli, tetapi aku akan tetap mendengar segala FirmanMu.”

Kemudian Tuhan Yesus bertanya lagi, “Sekiranya engkau tidak dapat berkata-kata dalam hidupmu, apakah engkau tetap akan memuji NamaKu?” Bagaimana mungkin aku menyampaikan puji-pujian tanpa suara? Tetapi Joshua sadar bahwa Tuhan ingin puji-pujian itu berasal dari hatinya yang paling dalam dan dari ketulusan jiwanya. Maka iapun segera menjawab, “Alangkah sulitnya, Tuhan, jika aku tidak dapat berkata-kata, tetapi aku akan tetap bernyanyi di dalam hatiku, memuji dan bersyukur kepadaMu.”

Kemudian Tuhan Yesus bertanya lagi, “Apakah engkau mencintai Aku?” Dengan penuh keyakinan, Joshua menjawab, “Ya, Tuhanku,aku mencintai Engkau karena Engkaulah Allah yang Maha Kuasa!”
Joshua pikir, ia telah menjawab pertanyaan Tuhan dengan baik….

Kemudian Tuhan Yesus bertanya, “Lalu, mengapa engkau tetap berbuat dosa? Mengapa engkau menjauh dariKu dan melupakanKu disaat-saat engkau bersukacita ? Dan engkau mencari-cari Aku dalam seruan doa-doamu disaat Engkau kesusahan?” 
Joshua tidak menjawab. Hanya air mata yang mengalir.

Kemudian Tuhan Yesus melanjutkan, “Mengapa engkau hanya bernyanyi memujiKu disaat kebaktian? Mengapa engkau mencari-cari Aku hanya saat beribadah? Mengapa engkau meminta-minta terus hanya untuk kepuasan dirimu sendiri? Mengapa engkau meminta-minta kepadaKu tanpa kesetiaan?” Airmata Josh semakin mengalir. “Mengapa engkau penuh kepalsuan menyampaikan FirmanKu, hanya untuk mencari hormat dan pujian. Mengapa engkau mencari-cari alasan saat Aku memberikanmu kesempatan kepadamu untuk memuliakan namaKu dengan menjadi pengurus gereja/persekutuan, panitya dsb. Engkau tidak pernah ambil bagian didalamnya ?engkau hanya mau yang kelihatan menonjol saja agar engkau dapat pujian, bahkan ketika hamba-Ku berkotbah engkau selalu mengkritik bahkan selalu mencari kesalahannya seolah-olah kamu lebih hebat” 

Josh mencoba untuk menjawab. Tapi tidak ada kata-kata yang bisa dikeluarkan. 

“Engkau telah Kuberkati dengan Hidup. Aku menciptakanmu bukan untuk menyia-nyiakan pemberianKu itu. Aku telah memberkatimu dengan berbagai talenta untuk melayaniKu dengan kasih, tetapi engkau terus berpaling daripadaKu dengan berbagai macam alasan dan kesombonganmu.  Aku telah menyingkapkan FirmanKu kepadamu, tetapi engkau tidak bertambah dalam pengertianmu. Aku telah berbicara kepadamu, tetapi telinga hatimu tertutup rapat. Aku telah menunjukkan berkat-berkatKu kepadamu, tetapi matamu tidak mau melihat. Tetapi Aku telah mendengarkan doa-doamu, anakKu, dan Aku telah menjawabnya.” 

“Apakah engkau mencintai Aku?” Tanya Tuhan Yesus sekali lagi.
Josh tidak bisa menjawab, ia teramat sedih dan malu. Joshua tidak memiliki alasan lagi. Setelah ia meratap dalam tangis, Joshua berkata, “Ampuni aku, Tuhan, aku tidak layak menjadi anakMu.”

Tetapi Tuhan Yesus menjawab, “AnakKu… anakKu yang Kukasihi, Aku sangat mencintaimu!”

Josh menjawab, “Mengapa Engkau selalu mau mengampuni aku? Mengapa Engkau mengasihi aku seperti itu?”

Tuhan Yesus menjawab, “Karena engkau adalah ciptaanKu. Engkau adalah anakKu. Aku tidak akan pernah meninggalkanmu. Disaat engkau menangis, Aku tahu kesedihanmu dan Akupun menangis disisimu. Disaat engkau bersuka cita, Akupun tertawa bersamamu. Disaat engkau putus asa, Aku datang memberikan semangat bagimu. Disaat engkau terjatuh, Aku mengulurkan tanganKu untuk mengangkatmu. Disaat engkau lelah, Aku mengangkatmu didalam dekapan pelukanKu. Aku akan selalu bersertamu dan mencintaimu sampai akhir zaman.”

Josh belum pernah menangis seperti saat itu. Bagaimana mungkin ia bisa begitu dingin terhadap Allahnya. Bagaimana mungkin Josh menyakiti hati Tuhan, setelah begitu banyak yang telah dilakukanNya ?

Lalu Josh bertanya kepada Tuhan Yesus, “Tuhan, seberapa besarkah kasihMu bagiku?”
Kemudian Tuhan Yesus membuka telapak tanganNya lebar-lebar.
Dan Josh mengamati telapak tangan Tuhan Yesus yang berlubang karena bekas paku di kayu salib, dan ia teringat akan segala kesengsaraanNya. Kesengsaraan sampai mati, karena kasih.
Josh tersungkur di kaki Kristus, Sang Juru Selamat.
Bersujud dan menangis
Read On 1 komentar

Sendok Panjang

Suatu ketika seorang manusia diberi kesempatan untuk melihat seperti apakah Neraka dan Surga itu.
Kemudian Tuhan membimbing manusia itu menuju ke dua buah pintu dan kemudian membiarkannya melihat ke dalam.
Di tengah ruangan terdapat sebuah meja bundar yang sangat besar, dan di tengahnya terdapat semangkok sup yang beraroma sangat lezat yang membuat manusia tersebut mengalir air liurnya. Meja tersebut dikelilingi orang-orang yang kurus yang tampak sangat kelaparan.
Orang-orang itu masing-masing memegang sebuah sendok yang terikat pada tangan masing-masing. Sendok tersebut cukup panjang untuk mencapai mangkok di tengah meja dan mengambil sup yang lezat tadi.
Tapi karena sendoknya terlalu panjang, mereka tidak dapat mencapai mulutnya dengan sendok tadi untuk memakan sup yang terambil.
Si Manusia tadi merinding melihat penderitaan dan kesengsaraan yang dilihatnya dalam ruangan itu.
Tuhan berkata, “Kamu sudah melihat NERAKA.”
Lalu mereka menuju ke pintu kedua yang ternyata berisi meja beserta sup dan orang-orang yang kondisinya persis sama dengan ruangan di pintu pertama. Perbedaannya, di dalam ruangan ini orang-orang tersebut berbadan sehat dan berisi dan mereka sangat bergembira di keliling meja tersebut.
Melihat keadaan ini si Manusia menjadi bingung dan berkata “Apa yang terjadi ? Kenapa di ruangan yang kondisinya sama ini mereka terlihat lebih bergembira ?”
Tuhan kemudian menjelaskan, “Sangat sederhana.... Perhatikan bahwa orang-orang yang ada di Surga ini dengan ikhlas menyuapi orang lain yang dapat dicapainya dengan sendok bergagang panjang, sedangkan di ruangan lain itu, orang-orang yang serakah itu, hanyalah memikirkan kebutuhan dirinya sendiri.”
Read On 0 komentar

Nubuatan untuk Indonesia


Nubuatan untuk Indonesia:
23 Juli 2010 by Rev. Jonathan David.


Tuhan berkata kepada mu, Gereja-Gereja di Indonesia bahwa musimnya telah tiba untuk engkau menerobos tembok-tembok pemisah dan segala hal yang memecah belah  antar denominasi karena Tuhan akan menyatukan setiap suku yang ada sehingga Yehuda dan Israel akan menjadi satu bangsa. 

Karena Tuhan berdiri melawan engkau saat ini yaitu engkau yang menggenggam erat-erat  denominasi, kota-kota dan gereja-gereja.  Sebab engkau memegang dan menawan gereja maka Tuhan melawan gembala-gembala yang ada di bangsa ini. Karena Tuhan berkata sudah tiba waktunya untuk membebaskan umatKU.  Untuk mengembalikan umatKU kembali kepada Ku.  Karena aku akan menghembuskan angin segar yang baru atas Indonesia dan   RohKu akan membangkitkan anakKu laki-laki dan perempuan.  Dan aku akan curahkan RohKu atas mereka, dan sekali lagi mereka akan bernubuat, sekali lagi anak-anak Ku laki-laki dan perempuan akan mendapat penglihatan dan mimpi.  Karena ini bukan waktunya untuk terus menahan mereka, bukan waktunya engkau menggenggam mereka karena ketakutan - ketakutanmu dan persepsi-persepsimu akan kebenaran. 

Mata Tuhan sudah tertuju ke Indonesia dan Aku kembali dengan Roh Kudus yang membawa pergerakan yang baru. Ia menghembuskan angin kebangunan rohani atas indonesia. Aku akan kembali ke Indonesia pada saat ini dan Aku datang dengan rohKu.  Karena aku akan melakukan revival seperti di thn 60an dan seperti yang pernah terjadi di tahun 70an. Aku pernah berikan kebangunan rohani ditahun 80an dan 90an.  Sekarang aku datang kembali untuk meminta buah-buah dari kebangunan rohani yang ada. Aku memanggil engkau dan meminta pertanggung jawaban mu saat ini. Sehingga engkau mengembalikan kepadaku apa yang sudah ku tabur di negeri ini.   Kembalikan umatku saat ini.  Biarlah mereka kembali dipulihkan dalam hadiratku. 

Aku sedang mengikat segala belenggu terorisme. Aku sedang menghancurkan bentuk kemiskinan dan ketidakadilan.  Aku akan hancurkan kekacauan sosial di Indonesia. Karena ada satu generasi yang baru yang sedang aku bangun di Indonesia, yang akan mendengarkan suara RohKu.  Bahkan ditempat pemerintahan pusat aku telah tempatkan orang-orangku disana, di arena politik  di arena bisnis, di arena pendidikan bahkan laki-laki dan perempuan dijalan-jalan.  Aku sudah siapkan orang-orangKu disetiap tempat.Sekarang  Aku telah siap mencurahkan Roh Ku pada setiap orang yang telah siap dan terbuka untuk  menerima RohKu dan kegerakan ini.  Sebab Aku akan membawa bangsamu pada musim yang penuh kedamaian dan kemakmuran dan kestabilan, sehingga tanganKu akan dapat dilihat dengan  nyata bekerja atas bangsamu.  Aku akan bergerak sekali lagi di depan mu.  Ini akan menjadi kata-kata yang akan kau ingat, sekali lagi melintasi seluruh negeri ini.  Aku akan melepaskan RohKu ke seluruh negeri ini  dan mengumpulkan buah-buah penuaian.  Dan semua mata akan melihat akan apa yang Aku kerjakan, semua telinga akan mendengar yang Aku lakukan bahkan orang kafir akan mengakuinya sehingga namaKu akan dimuliakan di negeri ini.

Karena tanganKu akan menekan dengan berat atas negeri ini dan tanganKu sendiri akan memastikan terjadinya perubahan dan transformasi atas bangsa ini.  Aku akan menghancurkan tembok pemisah antara Muslim dan Kristen dan mereka akan  disatukan dalam keharmonisan dan kedamaian sehingga mereka akan melihat damai sejahtera atas bangsa ini. Aku akan kumpulkan generasi-generasi kembali.
Aku akan menyatukan setiap ras. Aku akan satukan setiap keelompok orang yang berbeda menjadi satu. Karena Aku telah datang untuk memberkati seluruh bangsa ini.  Aku tidak hanya datang untuk memberkati orang Kristen tetapi seluruh bangsa.  Dan aku akan curahkan RohKu kesemua manusia.  Dan apa yang telah Kuberikan kepadamu, akan engkau bagikan juga dengan cuma-cuma untuk bangsamu.  Dan apa yang telah Aku percayakan kepadamu akan kau sebarluaskan ke seluruh pelosok negeri. Mukjizat, supernatural, tanda ajaib akan terjadi bahkan sampai ke akar rumput.  Tangan Tuhan akan bekerja dengan sangat dasyat sedemikian sehingga orang kafir akan merasakan kegentaran akan Aku.

Apa yang akan Aku lakukan atas Indonesia akan menciptakan efek domino yang kuat atas gereja-gereja Indonesia di seluruh dunia.  Orang Indonesia yang meninggalkan negeri ini akan gentar ketika mendengar apa yang Aku lakukan untuk negeri ini dan akan kembali untuk ikut membangun ulang negeri ini.
Banyak yang akan kembali dari jauh dengan membawa banyak resource untuk membangun ulang negeri ini.  Dan RohTuhan sudah memilih orang-orang kunci yang tinggal di berbagai bangsa untuk kembali membangun ulang negeri ini.  Aku akan bangkitkan orang-orang kunci yang berpikiran strategis untuk membangun ulang negeri ini dan menyatukan mereka dan membuat negeri ini dalam kedamaian. 

Oleh sebab itu Tuhan memanggil engkau dan gerejaNya  untuk bangkit  dan kumpulkan orang-orangmu untuk menyambut karyaNya dan memakai engkau untuk bangkit dalam kuasa Roh  dan kegerakan baru sedang akan menghempas Indonesia.

Mata Tuhan ada atas negeri ini dan RohNya suaranya sudah diperdengarkan atas negeri ini,  Tangan Tuhan sudah diacungkan untuk menyembuhkan negeri ini.  Angkatlah hatimu dan pandanglah DIA dengan sungguh-sungguh karena waktu tersebut akan datang dalam waktu yang lebih cepat dari yang engkau duga.  Bersiaplah karena waktu lawatan Tuhan sudah tiba.  Inilah waktumu dan inilah saatmu. Inilah hari yang Tuhan tetapkan untuk Indonesia.  Engkau yang mendengar suara Tuhan bersiaplah untuk berlari pada pertandingan yang sudah disiapkan dengan Kuasa RohKu.

Karena Tuhan telah menghancurkan kekuatan musuh sehingga waktu perkenanan sudah tiba atas mu.  Aku telah mengikat kekuatan terorisme yang ada dan menghancurkannya.  Tuhan sudah menghancurkan kekuatan agama palsu yang ada di negerimu dan pengaruhnya terus berkurang sehingga Tangan Tuhan bergerak dengan leluasa.

Semua kekuatan sihir dan dukun sudah ditaklukkan dan tidak akan bisa bangkit kembali.   Dan ada banyak dukun yang akan meninggalkan kota yang ada dan pergi dan tidak didengar lagi. Kuasa Tuhan telah membangun benteng pertahanan dan melawan mereka sehingga tidak ada pengaruhnya lagi.

Inilah waktunya doa-doa mu dijawab oleh Tuhan. Ini saat mukjizat mulai terjadi atas mu.  Bunyikan lah alarm untuk umatNya akan apa yang  Tuhan sedang kerjakan dan dengar apa yang dikerjakan nya.  Bunyikanlah alarm untuk Indonesia akan apa yang Tuhan sedang kerjakan untuk negeri ini.   Ini saatnya Tuhan akan melanda seluruh indonesia. Terimalah suara Tuhan. Terimalah pesan firmanNya dan bersiapkah karena Tuhan akan segera datang atas mu.

Setiap orang,  setiap kota, setiap gereja,   setiap gembala,  setiap denominasi akan mengijinkan engkau berfungsi karena kuasa Tuhan ada atas Indonesia.  Mereka tidak akan pernah menentang pergerakan mu lagi ..Mereka tidak lagi menentang pergerakan mu sesuai pola pikir mereka. Mereka akan bangkit dari setiap daera h dan meresponi kehendak Tuhan.  Indonesia akan diselamatkan, disembuhkan, diberkati dan akan menjadi bangsa yang besar.   
Didalam nama Yesus, amin dan amin dan amin.
Read On 0 komentar

Pesan Tuhan (3) : Tahun Ayin, Pesan Para Nabi Tuhan

Berikut ini adalah beberapa kesimpulan dari Pesan Tuhan yang disampaikan oleh para nabi-nabi Tuhan yang diakui secara internasional, yang berkumpul di Denton,TX, Amerika untuk merendahkan diri dalam doa dan puasa mencari kehendak dan perkenanan Tuhan di Tahun Ayin Aleph ini (5771) :

"Kita sedang berada dalam Kegerakan Baru dari Tuhan dengan jabat tangan baru antara Kebangkitan dan Reformasi yang akan menggubah masyarakat dan dunia!" (Dutch Sheets)

"Tahun 5771 adalah waktu untuk  BERBALIK dan MELIHAT Halaman Pertama dari musim yang akan datang" (Robert Heidler)

"Apakah itu Halaman Pertama kita? Itu adalah OUR FIRST LOVE, Cinta mula-mula kita. Mari kita kembali kepada cinta yang mula-mula" (Kenny Blacksmith)

"Tuhan akan sedang melakukan 'wake-up call' dan IA memanggil 'the First Nation' untuk mengambil tempat mereka dalam pergerakan Tuhan" (Mary Glazier)

"Ini adalah WAKTU PANEN dan ini adalah WAKTU DIMANA PEMINDAHAN KEKAYAAN SUDAH DATANG" (Pat Francis)

"Kita harus terus maju dan bergabung dengan kelompok orang-orang yang mempunyai keberanian Kaleb, yang akan merubah dan mempengaruhi atmosphere dimanapun kita pergi" (Paul Keith Davis)

"Siapkan persembahan untuk orang-orang yang telah memberkati kita dalam perjalanan hidup kita. Waktu yang telah ditentukan untuk kemurahan Zion telah datang" (Rabbi Ted Simon)

"Tuhan sudah mempunyai strategi untuk membangun model-Nya dan kalau kita mengikuti BLUE PRINT atau Cetak Biru-nya Tuhan, maka Kemuliaan-Nya akan turun atas kita!" (Venner Alston)

"Tuhan sudah menetapkan waktu yang ditetapkan atas kita untuk kehidupan kita. Selain itu kita harus belajar untuk mempersiapkan tempat untuk Allah berdiam - Tempat yang Kudus dan Tidak Biasa !" (Robert Heidler)

"Tahun ini adalah Tahun dimana Tuhan memanggil umatNya untuk mengikuti Tuhan dan mengijinkan Tuhan untuk menata kembali hidup dan pelayanan kita untuk menemukan JALAN BARU sekalipun pintu sepertinya sudah tertutup" (Barbara Wentroble)
Read On 0 komentar

Kekhawatiran yang tidak perlu...

Dua orang pemuda sedang menggembalakan sapi mereka. 
Sambil menunggui para sapi merumput, keduanya pun berbincang-bincang di bawah pohon.

Pemuda A : “Kalo diliat dari depan, sapi kita gak ada bedanya yah?”
Pemuda B : “Iya ya…. Jangan-jangan nanti bisa tertukar nih.”
Pemuda A : "Hmm…gimana kalau kamu potong aja sebelah telinga sapimu? Jadi bisa dibedakan."
Pemuda B : “Boleh juga tuh.”

Akhirnya, mereka memotong sebelah telinga sapi milik pemuda B.

Pemuda A : “Wah, akhirnya sapi kita gak akan tertukar lagi ya?”
Pemuda B : “Yup! Tapi…kalo diliat dari belakang kok tetap sama ya?”
Pemuda A : “He eh…Jadi gimana dong?”
Pemuda B : “Gini aja, karena sapiku udah dipotong telinganya, gimana kalo sekarang sapimu dipotong ekornya?”
Pemuda A : “Oke.”

Dan merekapun memotong ekor sapi milik Pemuda A

Pemuda A : “Nah, sekarang sapi kita gak akan pernah tertukar lagi.”
Pemuda B : “Iya..Eh, gimana kalo kita tes dulu? Tuh, ada anak kecil lewat.”
Pemuda A : “Bener juga. Anak SD aja bisa membedakan, apalagi orang dewasa kan?”
Pemuda B : “Dik, bisa gak kamu membedakan kedua sapi ini?”

Anak kecil : “Bisa dong, Oom.... Hmmm...Yang satu warnanya PUTIH, satunya lagi warna COKLAT". 

"bahkan rambut kepalamupun terhitung semuanya. Karena itu jangan takut, karena kamu lebih berharga dari pada banyak burung pipit".  (Lukas 12:7)
Read On 0 komentar

Jika anda...

Jika anda tinggal di rumah yang baik, memiliki cukup makanan dan dapat membaca ... anda adalah bagian dari kelompok terpilih.

Jika anda bangun pagi ini dan merasa sehat ..anda lebih beruntung dari jutaan orang yang mungkin tidak akan dapat bertahan hidup minggu ini.

Jika anda tidak pernah merasakan bahaya perang, kesepian karena dipenjara, kesakitan karena penyiksanaan, atau kelaparan ..anda berada selangkah lebih maju dibandingkan 500 juta orang di dunia.

Jika anda dapat menghadiri pertemuan politik atau keagamaan tanpa Merasa takut akan dilecehkan, ditangkap, disiksa, atau mati ..anda beruntung, karena lebih dari 3 milyar orang di dunia tidak dapat melakukannya.

Jika anda memiliki makanan di lemari pendingin, baju-baju di lemari pakaian, dan memiliki atap yang menaungi tempat anda beristirahat ...anda lebih kaya dari 75% penduduk di dunia ini.


Jika anda memiliki uang di bank, di dompet, dan mampu membelanjakan sebagian uang untuk menikmati hidangan di restoran ..anda merupakan anggota dari 8% kelompok orang-orang kaya di dunia.

Jika orang tua anda masih hidup & tetap menikmati kebahagiaan kehidupan pernikahan mereka ...maka anda termasuk salah satu dari kelompok orang yang dikategorikan langka.


Jika anda mampu menegakkan kepala dengan senyuman dibibir dan merasa benar-benar bahagia ...anda memiliki keistimewaan tersendiri, karena sebagian besar orang tidak memperoleh kenikmatan tersebut.

Jika anda dapat membaca pesan ini......anda baru saja menerima karunia ganda, karena seseorang memikirkan anda, dan anda jauh lebih beruntung dibandingkan lebih dari 1 milyar orang yang tidak dapat membaca sama sekali Semoga anda menikmati hari yang indah ini. Hitunglah karunia keberuntungan anda, dan sampaikan hal ini kepada orang lain untuk mengingatkan bahwa sebenarnya, kita adalah orang-orang yang sangat beruntung.

Dengan bersyukur, anda akan lebih menikmati hidup yang hanya sebentar ini.
Read On 1 komentar

Pesan Tuhan (2) : Ayin Aleph 5771


Tahun Baru Yahudi yang akan muncul adalah 5.771. Dalam Kalender Ibrani, matahari yang terbenam pada hari Rabu, 8 September 2010 menandai secara resmi awal tahun yang dikenal sebagai Ayin Aleph (ayeen awlef) yang berupa Aksara Ibrani nomor ganda, dimana masing-masing memberi nilai numerik. Setiap karakter bahasa Ibrani memiliki arti gambar dan juga ada lapisan kekayaan untuk setiap huruf / angka. Tanggal juga melukiskan gambar, menampilkan desain Pencipta untuk itu tahun tertentu.
Ayin adalah bahasa Ibrani untuk "70" dan Aleph nomor "1". Segala sesuatu yang ditulis tentang Tahun Ayin tetap relevan sepanjang seluruh dekade "5770 s/d 5779". Sebelum kita menambahkan wahyu yang akan diperoleh dari angka / huruf aleph, mari kita rekap arti Ayin secara menyeluruh.
 “70" memiliki makna yang menentukan tahap selama 9 tahun mendatang. Tahun 2011 akan dikenal sebagai Ayin Aleph, 2012 sebagai Ayin Bet, 2013 sebagai Ayin Gimel dan sebagainya.. Kata "Ayin" berarti - mata, untuk melihat, dan dengan perluasan, untuk memahami dan mematuhi (Mulut, Sikap waktu ibadah, Absen, Cara melayani)
Digambarkan memiliki 2 mata - Pilihan untuk dipergunakan secara baik ataupun jahat, untuk melihat hal yang optimisme ataupun hal yang pesimis.
Ayin nama juga bisa berarti "mata" atau "pancuran air", air mancur kebijaksanaan dan kemampuan. Untuk melihat kebijaksanaan. Ada banyak penekanan pada tahun 2010 atau 5770 pada pesan-pesan kenabian. Banyak diantara umat Tuhan yang akan bertumbuh dengan pesan kenabian dan ucapan kenabian, akan tetapi beberapa orang akan bersikap pesimis.
Mata gereja mulai dibuka pada tahun 2010 dan proses ini akan terus berlangsung di sepanjang dekade "Ayin". Setiap tahun berikutnya akan membawa pencerahan kepada mata gereja di arena yang baru
Aleph adalah huruf pertama dan “ayah" dari abjad Ibrani. Ini adalah simbol dari sapi yang merupakan kekuatan dan pemimpin.. Kata-kata "Master" atau "Tuan" adalah juga turunan dari Aleph. Seperti digambarkan dalam gambar di atas, aleph memiliki dua "yods" atau "lengan" - satu di atas dan satu di bawah. Kedua lengan tsb tersambung di tengah dengan ditaruhnya diagonal “vav" atau "kail". Siapakah diagonal tsb yang turun dari atas dan merendahkan diri untuk digabungkan dengan “bawah”? Kemanusiaan yang menghubungkan dua bidang adalah Kristus, yang menjembatani kesenjangan Sekarang, kita sebagai bagian dari tubuh-Nya, surga terhubung ke bumi dengan kerendahan hatiNya. Jalan Tol sudah terbentang dari Surga untuk mencurahkan apa yang ada di surga untuk mereka yang di bumi.
Jalan Tol Pertemuan ini akan menghasilkan kekuatan yang diperlukan untuk membajak dan menjadi subur di masa kelaparan yang besar dan penghakiman atas tanah.. Saya diingatkan dengan Kejadian 26:12, "Maka menaburlah Ishak di tanah itu dan dalam tahun itu juga ia mendapat hasil SERATUS KALI LIPAT, sebab ia DIBERKATI TUHAN".
Yesus memanggil diriNya sendiri sebagai Aleph dan Tav di dalam Wahyu 22:13 (Alpha dan Omega dalam bahasa Yunani.)
Arti lain dari Aleph adalah Sapi/Lembu.
Lembu, Sebuah binatang yang paling berharga seorang Israel. Seekor binatang beban yang membawa peningkatan besar untuk pemiliknya. Amsal 14:04 memberitahu kita, " Kalau tidak ada lembu, juga tidak ada gandum, tetapi dengan kekuatan sapi banyaklah hasil/panen yang melimpah".
Lembu itu berbicara tentang kemampuan dan semangat yang diperlukan untuk membangun, menegakkan dan kemakmuran. Sebuah keinginan dan kekuatan akan menyala pada orang-orang kudus untuk memiliki dan mengolah tanah.
Makna utama berikutnya dari angka "71" adalah "kepenuhan - melo" dan "merpati - Yonah." Dalam Bilangan 11:16 kita membaca, "TUHAN berkata kepada Musa:" Kumpulkanlah 70 tua-tua Israel...." Pesan Tuhan di tahun Ayin Aleph ini, Tuhan akan membangkitkan pemimpin-pemimpin baru yang akan diurapi Tuhan dan  mereka akan membantu Anda membawa beban masyarakat sehingga Anda tidak perlu melakukan itu sendiri
Pembersihan Kandang dan Sapi.
Para sapi yang sama yang membawa peningkatan juga  perlu diurus.. yang secara kontinue harus dibersihkan. Pendeta harus siap untuk menangani pelanggaran yang akan timbul pada saat sapi datang untuk beristirahat. 
Tetaplah Bersukacita.... Tahun ini akan menjadi Tahun Jawaban Doa Anda.
Tahun 5771 juga disebut "Avon" yang berarti: kesalahan, rasa bersalah, hukuman untuk dosa. Orang benar akan menikmati pertumbuhan yang besar dan produktivitas,. Sedangkan orang jahat akan menuai panen yang tidak menyenangkan.
Sebagaimana halnya dengan nubuat semua, laporan ini hanya gambaran dari apa yang tersedia bagi Anda tahun ini,. Apakah Anda percaya, berbicara dan memilikinya sepenuhnya terserah Anda. 
Salam Kasih : Pdt.Surjadi Sunarko,SE (K'Sur)
Read On 0 komentar

Gereja tidak relevan di Surga

Gereja tidak pernah menjadi fokus Amanat Agung, namun gereja selalu menjadi alat terpenting untuk melaksanakan Amanat Agung. Gereja adalah alat utama yang Allah gunakan untuk melatih orang-orang sehingga mereka tahu bagaimana menemukan "Tanah Perjanjian" mereka dan memerintah di negara mereka.
Gereja adalah markasnya, tetapi peperangan tidak berkecamuk di markas. Peperangan terjadi di Medan Perang !
Satu Timotius 3:15 menyebut gereja sebagai Tiang Penopang dan Dasar Kebenaran. Gereja menopang Kerajaan Allah dengan menjadi sekolah, tempat untuk memperlengkapi,  dan tempat dukungan untuk pengubah-pengubah dunia. Namun, fokus kita harus tetap di luar, bukan di dalam. Kita harus pergi dari "sekolah" ke dunia dan membawa prinsip-prinsip kerajaan yang berkuasa itu untuk menyelesaikan masalah-masalah dunia.

Jika orang kristen mengubah tujuan gereja dan menjadikannya tempat pemeliharaan, pelarian dan tempat entertainment, bukan tempat untuk memperlengkapi dan mengutus maka orang kristen tsb sedang bekerja melawan Amanat Agung. Kita memelihara orang banyak, bukannya mengutus mereka keluar. Kita menimbun sumber daya kerajaan, yaitu orang-orang dan karunia mereka. Di banyak gereja, para pekerja Allah menjadi tawanan. Mereka seperti tawanan dan sang gembala adalah penjaga penjaranya.

Kita tidak dipanggil untuk berdesak-desakan di dalam ruang gereja, tetapi untuk mengembalikan Kerajaan Allah ke dunia. Tetapi sebagian orang Kristen dan para pengkhotbah, salah menafsirkan kata "ecclesia", bahasa Yunani untuk "Gereja", yang secara harafiah berarti "orang-orang yang dipanggil keluar". Mereka keliru dengan meyakini bahwa arti kata itu adalah kita "dipanggil untuk menjauhi dunia".
Ini adalah kesalahan yang fatal. Yesus berkata dalam Yohanes 17:15,"Aku tidak meminta supaya Engkau mengambil mereka dari dunia, tetapi supaya Engkau melindungi mereka daripada yang jahat".

Sebagai sebuah gereja, kita "dipanggil keluar" dari prinsip-prinsip jahat dunia ini, namun kita tetap diminta untuk tinggal di sini. Kita tidak dibangun untuk menjadi biara. Panggilan kita adalah untuk beroperasi dari seperangkat prinsip yang berbeda dan lebih unggul dibandingkan dunia, tempat tinggal kita. Gereja harus melatih kita untuk menjadi seperti Kristus, untuk mewujudkan Yesus dan prinsip-prinsipNya, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kita dapat bergerak dari suatu pandangan yang saleh. Itulah gunanya gereja dan itulah juga sebabnya kita datang pada hari Minggu dan di Rumah Doa Rabu malam dan juga di Rumah Doa Sabtu Pagi.Itulah sebabnya kita berkhotbah, mengajar dan menyembah bersama-sama.

Allah menuntut gereja bertanggung jawab kepada masyarakat. Gereja adalah organisasi yang paling berpotensi di dunia karena gereja dimulai oleh Yesus dan gereja adalah mempelaiNya. Tidak ada organisasi lain di dunia ini yang sepenting gereja. Gereja juga bukan sekedar organisasi tapi organism. Gereja hidup !
Terlepas dari semua kegagalannya, gereja tetap adalah Harapan Allah, karena melaluinya dan hanya melaluinya, Kerajaan Allah bisa datang.

Namun gereja hanya relevan di bumi. Gereja tidak relevan di Surga. Ketika gereja tiba di Surga, ia akan menjadi satu dengan Kristus. Jadi tugas gereja adalah di sini dan sekarang, untuk membawa Kerajaan Allah di bumi. Gereja-gereja datang dan pergi, namun Kerajaan Allah itu kekal. Fokus kita haruslah pada Kerajaan itu dan pada penebusan bangsa-bangsa. Gereja harus menjadi tempat pelatihan bagi orang-orang yang akan mempengaruhi masyarakat di sekitar mereka.

Ingatlah baik : Amanat Agung terjadi di luar gereja dan pelayanan adalah apa yang anda lakukan untuk membawa hidup anda dan lingkup pengaruh anda ke bawah pemerintahan Kerajaan.

Tuhan Yesus memberkati
(curahan hati seorang gembala)
Read On 0 komentar

Pesan Tuhan (1) : The Year 5771 - Ayin Aleph

Perayaan Tahun Baru Ibrani tanggal 8 September 2010 segera dimulai.
Hal ini berarti, kita akan segerea memasuki tahun Ibrani 5771.

"A Season of New Authority —Power in Submission to the King!"

Kita sedang memasuki semua sebuah masa otoritas dan kuasa tanpa batas.
Otoritas dan Kuasa itu hanya akan dicurahkan di saat kita memperoleh pengertian, rela berjalan, dan menyelaraskan diri dengan Sang Raja kita, Yesus Kristus.

Kuasa dan Otoritas ini sanggup menaklukkan segala 'musuh' dan mengubah kehidupan masyarakat.
Kuasa dan otoritas untuk melakukan transformasi.

Pertanyaannya sekarang adalah:
Apakah saya berjalan bersama dengan 'kawanan liar' atau saya mengizinkan Sang Raja memproses, membentuk dan mendisiplinkan saya supaya saya bisa dibawa masuk ke dalam sebuah level kuasa dan otoritas baru yang lebih dahsyat?

Selamat memasuki Era Baru, yaitu sebuah Musim dimana kita berjalan dengan Kuasa dan Otoritas Baru melalui Penundukkan Diri kepada Sang Raja, Yesus Kristus, Tuhan kita. Gbu all

...to be continue....
Read On 0 komentar

Kitab yang melemahkan ?

Bagi para motivator atau pengajar di seminar-seminar pengembangan diri yang selalu menekankan pentingnya berpikir positif, bersikap positif dan berperasaan positif, maka kitab Pengkhotbah bisa jadi dianggap sebagai kitab yang "melemahkan". Betapa tidak ? Salah satu kata yang paling kerap disebut dalam kitab ini adalah "sia-sia". Judul-judul perikopnya juga seolah-olah menggambarkan kemuraman hidup. Contohnya : "Segala sesuatu sia-sia", "Ketidak adilan dalam hidup", "Kesia-siaan dalam hidup", "Kesia-siaan kekayaan" dan juga "Nasib semua orang sama".
Ya, sekilas Pengkhotbah nampak sebagai kitab yang pesimistis. Seumpama warna, kitab ini dianggap bukan berwarna biru, merah atau kuning cerah, tetapi abu-abu gelap.

Akan tetapi... Benarkah demikian ?!

Sebetulnya tidak juga. Sebab yang hendak diungkapkan Pengkhotbah adalah "kefanaan hidup di dunia ini dan juga bahwa dunia dan segala isinya suatu hari nanti pasti akan berlalu".
Penyadaran ini tentu sangat penting, sebab banyak orang yang tanpa sadar ingin hidup selama-lamanya di dunia ini, menumpuk kekayaan tanpa kenal batas, mengejar ilmu tanpa kenal henti...

Adakah yang jauh lebih penting daripada hidup yang sekarang ini...?

Pengkhotbah lebih menekankan kepada sesuatu yang jauh lebih penting dari itu semua, yakni "takutlah akan Allah dan berpeganglah pada perintah-perintahNya" (ayat 13).
Kekayaan dan pengetahuan yang kita miliki di dunia ini akan sia-sia belaka jika tidak diiringi oleh sikap Takut akan Tuhan dan tidak memegang perintah-perintahNya. Artinya bagi kita, dalam kita bekerja mencari nafkah ataupun belajar menuntut ilmu termasuk juga dalam hal pelayanan, baiklah kita melakukannya dengan sikap hormat kepada Allah.
Hanya dengan demikian, harta yang kita dapat dan pengetahuan yang kita peroleh akan menjadi berarti...

Akhir kata dari segalah yang didengar ialah : Takutlah akan Allah dan berpeganglah pada perintah-perintahNya karena ini adalah kewajiban setiap orang (Pengkhotbah 12:13)
Read On 0 komentar

Musik dan Tarian Perang !!!


Hidupku penuh dengan musik.. Keluarga saya mencintai musik. Suara dan musik memainkan sebagian besar hidup kita. Orang-orang yang saya layani menyukai musik. Jika mereka tidak berbakat musisi, mereka adalah penyembah-penyembah benar yang menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran. Di surga, menyembah dan suara musik adalah satu.
Dalam hati saya sudah timbul keinginan untuk pergi melalui kota demi kota dan menabur sukacita. Pada saat penyembahan, aku terus mendengar Roh Kudus berkata 'Suara sukacita-KU di dalam kamu lagi!".  DIA terus berkata ini berulang-ulang. Kemudian Dia menunjukkan kepadaku bahwa kita, umat Allah, harus melepaskan suara sukacita! Tidak peduli apa keadaan yang sedang kita alami atau situasi yang  mendikte kita, dan tidak peduli apa yang kita rasakan secara fisik, kita memiliki suara sukacita untuk dilepaskan. Kita harus menerapkan hukum menabur dan menuai, dan menabur dari kegembiraan dalam diri kita yang merupakan buah dari Roh Kudus. Dia melepaskan sukacita-Nya dari surga berdasarkan Mazmur 16:11, "Engkau memberitahukan kepadaku jalan kehidupan; di hadapan-Mu ada sukacita berlimpah-limpah, di tangan kanan-Mu ada nikmat senantiasa".
Sukacita itu menjadi kekuatan kami untuk menghasilkan kemenangan supernatural !

Surga penuh dengan suara karena Surga diliputi dengan penyembahan. Ketika kita memasuki ke Ruang Takhta dan datang dengan keberanian di hadapan Tuhan, kita memiliki akses ke penyembahan yang sama seperti di Surga. Penyembahan, nyanyian, dan musik sangatlah penting. Hati nurani anda seperti sebuah jendela antara jiwa dan roh. Pastikan tidak ada yang mengaburkan hati nurani Anda. Nyanyian akan membawa Anda ke dalam pergerakan Gelombang Allah.

Penyembahan akan menyebabkan hati nurani anda tetap selaras dengan Allah.

Hati nurani adalah salah satu otoritas mutlak hidup kita. Ketika hati nurani kita sejalan dan berinteraksi dengan Firman Tuhan, jendela hati kita tetap bersih dan terbuka di hadapanNya. Hati nurani adalah pelita tubuh. Hati nurani adalah mata roh kita yang menyebabkan kita melihat ke dalam alam surgawi. Bersihkan dan bukalah jendela hati anda dan terimalah suara Tuhan, yaitu pesan Tuhan! Ijinkanlah angin Roh Kudus membawa suara yang anda butuhkan melalui jendela Surga dan langsung ke tempat dimana engkau berada saat ini…!

"Sepanjang malam ada tangisan, menjelang pagi terdengar sorak-sorai.”.
Pujian yang tak tergoyahkan harus terus maju dan berada dalam hidup Anda..
Pujian yang tak tergoyahkan akan membajak “tanah” yang paling sulit sekalipun.
Ketika tanah menjadi keras, saat keadaan yang buruk, perkenanan Tuhan akan turun pada orang yang melakukan penyembahan. Saya percaya saat kita menyembah dan menyerahkan diri kita kepada Allah yang suci, kita datang ke dalam hubungan intim dengan-Nya...

Baru-baru ini di sebuah pelayanan ibadah, LeAnn Squier, seorang musisi luar biasa dan Pemazmur bersama dengan Chuck Pierce, hambaNya mulai bernubuat. Beginilah Pesan Tuhan: "AKU menciptakan identitas unik dalam umat-Ku, yaitu engkau. AKU sedang menghapus suara-suara yang membingungkan dari dunia ini. Suara dari dunia ini yang  telah membuat engkau mejadi sesuatu yang tidak pernah aku berniat untuk terjadi dalam hidupmu.
AKU akan mulai untuk menuangkan aliran murni, suara dari Surga akan meliputimu. Engkau akan menjadi seperti suara yang dari Surga mau menyatakannya.. Engkau ada di  dalam waktu-KU.
SuaraKU ini tidaklah sama seperti hari, abad atau dekade sebelumnya dan sesudahnya.. Engkau akan  memiliki suara untuk saat ini ! Engkau memiliki identitas yang unik dan khas. Ada berlaksa-laksa suara yang akan mulai bergabung dengan suara-mu. Suara ini akan dicurahkan dari langit, tapi kemudian naik kembali dari bumi.
Aku sedang menuangkan cawan emasKu dari istana surgawi-Ku dan menyebarkan dan menyimpan berlaksa-laksa lagu dan suara di dalammu, menyucikan tempat dimana engkau berada dan juga tanah di sekitarmu. Engkau akan melahirkan kata-kata yang akan mengekspresikan dan mengimpartasikan suara-Ku, untuk apa yang akan AKU lakukan di sekitarmu. Ini tidak akan menjadi suara yang memiliki satu ekspresi lokal, namun akan dihubungkan bersama-sama dengan harmoni bersama orang-orang lain di seluruh dunia. 
Suara ini akan menghasilkan sukacita di tanah di bumi ini.
Bunyi suaraKu akan datang secara jelas. Mulailah untuk mencari ekspresi yang baru. 
Mulailah untuk mencari kata-kata baru. Mulailah untuk mencari suara yang baru yang akan secara akurat mengungkapkan suara ini yang mengalir keluar dari korban curahan.  
AKU  memberi tugas kepadamu! Beberapa akan menyanyi! Beberapa akan membuat orkestra! Beberapa akan menciptakan tari untuk suara itu!.. Engkau akan mengikat musuh dalam rantai dan mematahkan kekuatan kerajaan yang mengendalikan dan menahan pergerakan Roh-Ku di bumi. Aku sedang memenuhi  hari-harimu dengan suara dan musik dari Surga.. Hari ini tidak akan terdengar seperti atau juga sama seperti hari-hari yang lain. Hari-hari ini akan sangat berbeda !!!"

(terjemahan dari Suara Kenabian – July 2010)
Read On 0 komentar

Sebuah Kisah Dusta !

Sesudah kebangkitanNya, Tuhan Yesus menampkankan diriNya berkali-kali kepada para murid. Semuanya bermakna pada sebuah kebenaran,"YESUS sudah BANGKIT !" sehingga setiap orang yang percaya kepadaNya dapat berkata,"Hai maut, dimanakah sengatmu?".
Namun diantara kisah-kisah yang luar biasa tersebut, injil Matius mencatat satu kisah dusta. Satu saja !

Ketika mereka di tengah jalan, datanglah beberapa orang dari penjaga itu ke kota dan memberitahukan segala yang terjadi itu kepada imam-imam kepala. Dan sesudah berunding dengan tua-tua, mereka mengambil keputusan lalu memberikan sejumlah besar uang kepada serdadu-serdadu itu dan berkata: "Kamu harus mengatakan, bahwa murid-murid-Nya datang malam-malam dan mencuri-Nya ketika kamu sedang tidur. Dan apabila hal ini kedengaran oleh wali negeri, kami akan berbicara dengan dia, sehingga kamu tidak beroleh kesulitan apa-apa." Mereka menerima uang itu dan berbuat seperti yang dipesankan kepada mereka. Dan ceritera ini tersiar di antara orang Yahudi sampai sekarang ini. (Mat 28:11-15). 

Mengapa? Mengapa satu kisah tentang dusta ini "menyelip" dan mengusik agungnya kisah kesaksian tentang Tuhan Yesus yang bangkit dan mengalahkan maut?
Mari kita belajar... Pertama, satu "selipan kisah dusta" ini mengajarkan kepada kita bahwa bersamaan dengan berkumandangnya berita kebenaran yang menyelamatkan, memulihkan dan memberkati banyak orang, akan selalu ada suara yang melawannya. Suara yang menganggapnya sebagai kebohongan. Suara yang menentang dengan menciptakan dusta. Perkataan yang benar diputarbalikkan. Orang benar difitnah dan dipersalahkan. Tindakan yang benar dipersalahkan. Apabila kita melihat atau mengalami hal yang demikian, maka biarlah hal itu tidak mengherankan kita sebab Yesus-pun, Guru besar kita, juga diperlakukan demikian. Itulah kehidupan.

Kedua, "selipan" ini mau mengingatkan kita bahwa suara kebenaran harus tetap berkumandang hingga terserap dalam lubuk hati yang paling dalam sekalipun ada kisah dusta yang melawannya. Ada kalanya, sebuah kisah dusta cukup dinyatakan satu kali untuk menyelewangkan kebenaran. Perlu 40 hari untuk menegaskan kebenaran kebangkitan Tuhan lewat penampakan dan pengajaran (Kis 1:3). Sebaliknya hanya perlu satu keputusan rapat Mahkamah Agama untuk menyiarkan kebohongan pencurian jasad-Nya. Kebaikan perlu diajarkan berulang-ulang sedangkan kejahatan cukup ditularkan sekali saja. Itulah kehidupan.

Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik. Perkataan yang buruk merusakkan hal-hal yang baik. Itulah kehidupan... Mari kita berhati-hati dalam bergaul dan berkata-kata... Biarlah hal-hal yang baik tetap ada dalam hidup kita dan jangan pernah membiarkan satupun hal yang buruk menguasainya... Itulah kehidupan...

KEBENARAN HARUS DIIRINGI DENGAN PENGAJARAN YANG BERULANG-ULANG UNTUK MENANGKAL RACUN KEBOHONGAN YANG HANYA SEKALI.
Read On 0 komentar

Bersepeda dengan Tuhanku

Pada awalnya, aku memandang Tuhan sebagai seorang pengamat; seorang hakim yang mencatat segala kesalahanku, sebagai bahan pertimbangan apakah aku akan dimasukkan ke surga atau dicampakkan ke dalam neraka pada saat aku mati. Dia terasa jauh sekali, seperti seorang raja. Aku tahu Dia melalui gambar-gambar-Nya, tetapi aku tidak mengenal-Nya.
Ketika aku bertemu Yesus, pandanganku berubah.
Hidupku menjadi bagaikan sebuah arena balap sepeda, tetapi sepedanya adalah sepeda tandem, dan aku tahu bahwa Yesus duduk di belakang, membantu aku mengayuh pedal sepeda.

Aku tidak tahu sejak kapan Yesus mengajakku bertukar tempat, tetapi sejak itu hidupku jadi berubah.
Saat aku pegang kendali, aku tahu jalannya.
Terasa membosankan, tetapi lebih dapat diprediksi … biasanya, hal itu tak berlangsung lama.

Tetapi, saat Yesus kembali pegang kendali, Ia tahu jalan yang panjang dan menyenangkan.
Ia membawaku mendaki gunung, juga melewati batu-batu karang yang terjal dengan kecepatan yang menegangkan.
Saat-saat seperti itu, aku hanya bisa menggantungkan diriku sepenuhnya pada-Nya!
Terkadang rasanya seperti sesuatu yang ‘gila’, tetapi Ia berkata, “Ayo, kayuh terus pedalnya!”

Kadang Aku takut, khawatir dan bertanya, “Aku mau dibawa ke mana?”
Yesus tertawa dan tak menjawab, dan aku mulai belajar percaya..
Aku melupakan kehidupan yang membosankan dan memasuki suatu petualangan baru yang mencengangkan.
Dan ketika aku berkata, “AKU TAKUT !” Yesus menurunkan kecepatan, mengayuh santai sambil menggenggam tanganku.

Ia membawaku kepada orang-orang yang menyediakan hadiah-hadiah yang aku perlukan …
orang-orang itu membantu menyembuhkan aku, mereka menerimaku dan memberiku sukacita. Mereka membekaliku dengan hal-hal yang aku perlukan untuk melanjutkan perjalanan … perjalananku bersama Tuhanku. Lalu, kami pun kembali mengayuh sepeda kami.

Kemudian Yesus berkata, “Berikan hadiah-hadiah itu kepada orang-orang yang membutuhkannya, jika tidak, hadiah-hadiah itu akan menjadi beban bagi kita.”
Maka, aku pun melakukannya.
Aku membagi-bagikan hadiah-hadiah itu kepada orang-orang yang kami jumpai, sesuai kebutuhan mereka.
Aku belajar bahwa ternyata memberi adalah sesuatu yang membahagiakan.

Pada mulanya, aku tidak ingin mempercayakan hidupku sepenuhnya kepadaNya.
Aku takut Ia menjadikan hidupku berantakan; tetapi Yesus tahu rahasia mengayuh sepeda.
Ia tahu bagaimana menikung di tikungan tajam, Ia tahu bagaimana melompati batu karang yang tinggi, Ia tahu bagaimana terbang untuk mempercepat melewati tempat-tempat yang menakutkan.
Aku belajar untuk diam sementara terus mengayuh … menikmati pemandangan dan semilir angin sepoi-sepoi yang menerpa wajahku selama perjalanan bersama Sahabatku yang setia: Yesus Kristus.

Dan ketika aku tidak tahu apa lagi yang harus aku lakukan,
Yesus akan tersenyum dan berkata …
“Mengayuhlah terus, Aku bersamamu.”
Read On 0 komentar

Peperangan tidak dimulai di"luar"

Seringkali kita berpikir bahwa peperangan rohani adalah mengikat kuasa-kuasa roh jahat, mengusir setan, memenangkan kota dst... Pemikiran tersebut baik dan tidak salah, akan tetapi "itu" adalah langkah ke-2, 3, 4 dan seterusnya. Langkah pertama yang Tuhan ajarkan dalam "Musim Perang" di tahun Ayin ini adalah :
Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini,  tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.  (Roma 12:1-2)

Tuhan mau kita memperbaharui budi kita (Bhs.Ingg."Mind") atau pikiran kita. Seringkali pertempuran terhebat tidak terjadi di "luar" sana, tapi pertempuran hebat justru terjadi di "dalam" yaitu Pikiran Kita
 Kita harus memperbaharui pemikiran kita ! Kita harus SETUJU dengan apa yang menjadi keputusan Tuhan sekalipun bertentangan dengan keadaan yang kita lihat.
Setiap masalah yang Tuhan ijinkan terjadi membuat kita naik satu langkah ke level berikutnya.
Saat-saat ini, yang menjadi Pesan Tuhan adalah : Kita harus tetap terus PERCAYA dan memperkatakan "KEHIDUPAN" sekalipun keadaan ataupun perasaan kita berkata bahwa "KEMATIAN" sedang menjemput kita.

Kenapa rasul Paulus melakukan banyak hal yang luar biasa dalam hidupnya ?
Jawabannya sederhana... sebab ia melihat dengan mata rohani bukan dengan mata jasmaninya. Rasul Paulus memakai pola pikir surga, yaitu pikiran Kristus dalam setiap hal yang ia lakukan.
 
Ini adalah Musim untuk mempergunakan Kuasa yang sama yang ada dalam Yesus, Tuhan kita! Bukankah IA telah memberikan Roh Kudus-Nya kepada kita semua, murid-muridNya (Yoh 20:21-22).
Kenapa Tuhan memanggil murid-muridNya untuk pergi ke "Upper Room" ?
Jawabannya adalah : Untuk merubah pola pikir murid-muridNya.
Hari-hari ini, Tuhan juga sedang memanggil murid-muridNya yaitu saudara dan saya, untuk naik ke "Upper Room" kita, Rumah Doa setiap hari Rabu dan juga Sabtu, saya percaya di sana, di Rumah Doa, Tuhan sedang merubah pola pikir kita, untuk diselaraskan dengan pola pikir Tuhan. Kendala yang menghambat adalah : Kita merasa bahwa kita mulai "tua" dan tidak lagi menyukai perubahan. Kita tidak mau meninggalkan pola pikir kita yang lama, zona kenyamanan kita.

Seringkali kita tidak mau ambil resiko, kita selalu ingin berada di zona nyaman kita. Kita selalu ingin nampak sempurna. Sebenarnya, dimanakah pokok permasalahan yang sesungguhnya ? Di pikiran kita !
Mari kita bertindak ! Rubah pola pikir kita ! Sebab kalau pola pikir kita cocok, selaras dengan pola pikir Tuhan maka kita pasti bisa melihat berkat di balik setiap masalah yang ada.

Kita harus berdoa setiap hari,"Rubah pikiranku, Tuhan ! Aku mau memperbaharui pikiranku !"
Waktu pikiran kita "link" dengan pikiran Tuhan, maka "sesuatu yang besar" pasti terjadi !
Waktu pikiran Yosua "link" dengan pikiran Tuhan, maka Sungai Yordan tersibak.
Waktu pikiran Musa "link" dengan pikiran Tuhan, Laut Merah terbelah dua.
Waktu orang banyak berpikir tentang kematian Lazarus yang memang sudah empat hari ada di dalam kubur, Tuhan Yesus berseru dengan suara keras,"Lazarus ! Here ! Outside !"

INGATLAH : Pembaharuan budi memperluas Kerajaan Allah !
Ini waktunya menjejakkan kakit di "Sungai Yordan" kita dan sungai pasti tersibak. Jangan pernah menyerah ! Tuhan bersama kita ! Kita harus bangkitkan yang mati, sembuhkan yang sakit, bebaskan mereka yang terikat, selamatkan yang terhilang ! Melalui kita, Tuhan akan melakukan perkara-perkara yang besar !

PERTANYAAN PENTING... 
Bagaimana caranya memperbaharui pikiran kita ?
Temukan jawabanNya dalam Ibadah Raya hari Minggu, 2 Mei 2010 di GBI MOI.
Tuhan Yesus memberkati !
Read On 1 komentar

Bersenjata dan Ditata untuk Pertempuran


Kami sekarang telah sepenuhnya menyeberang ke Tahun Ibrani 5770: Tahun Ayin! Tahun untuk mengalami Terobosan demi terobosan !

Sekaranglah waktunya ! Umat Tuhan harus meninggalkan "roh agamawi" dan cara-cara lama yang tidak berkenan dalam pertempuran rohani, untuk kemudian memasuki musim supranatural ini dengan senjata peperangan rohani yang sangat “tajam”. Pada saat kita menaikkan tangan kita naik ke surga, Tuhan akan memenuhi kita dengan kekuatan baru dan wawasan baru. 
Dalam waktu ke depan, Tuhan akan merilis “Pedang Wahyu” yang akan terhubung dengan kita untuk melakukan peperangan rohani yang luar biasa ini.

PERINGATAN !
Ini bukan waktunya untuk membiarkan tangan kita melemah, sebab tangan yang lemah dan kendur tidak akan mampu ambil senjata yang diperlukan untuk mengalahkan musuh !

Mulai Minggu Depan dalam  Ibadah Minggu dan Rumah Doa, kita akan belajar bersama-sama untuk “Bersenjata dan Ditata untuk Pertempuran”.
Saya akan mendorong Anda untuk membuat rencana untuk bergabung bersama saya untuk Bersenjata dan ditata untuk Pertempuran! Bersama-sama kita akan mengangkat tangan bersiap diri untuk pertempuran di depan.
Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi :  surjadi.sunarko@gmail.com
Read On 2 komentar

Bebek Kesayangan

Ada seorang anak kecil bernama Joni mengunjungi kakek dan neneknya di sebuah peternakan. Kakeknya memberinya sebuah ketapel untuk dimainkan di hutan. Dia berlatih menembak dengan ketapel itu, tapi ia tidak pernah bisa mengenai sasaran sehingga dia menjadi putus asa. Ketika dia sedang berjalan, ia melihat bebek kesayangan neneknya di luar kandang. 
Tiba-tiba timbul keinginan dalam hatinya untuk membidik bebek itu. 
Dibidiknya bebek itu tepat di kepalanya dan bebek itu menggelepar dan mati. 
Melihat hal tersebut, Joni sangat terkejut dan ketakutan.
Karena panik, Joni menyembunyikan bebek mati itu di tumpukan kayu di belakang rumah dan hanya adiknya, Sally yang melihat kejadian itu. 

Sally melihat semuanya, tetapi dia tidak berkata apa-apa. Setelah makan siang hari berikutnya, Nenek berkata, "Sally, ayo bantu nenek mencuci piring." Tetapi Sally berkata, "Nenek, Joni berkata bahwa dia ingin membantu nenek." Lalu dia membisikan sesuatu kepada Joni..."Ssstt.. bebeekk..."

Kemudian pada hari itu, Kakek bertanya apakah anak-anak ingin pergi memancing dengannya tetapi nenek berkata, "Maaf, Nenek perlu Sally untuk membantu membuat makan malam." Sally hanya tersenyum dan berkata, "Yah tidak apa-apa karena Joni memberitahu saya bahwa ia ingin membantu nenek." Kemudian dia berbisik lagi kepada Joni.

Setelah beberapa hari, Joni terus mengerjakan tugasnya dan tugas Sally. Dan sekarang bukan cuma tugasnya yang bertambah, bahkan uang jajannyapun hilang karena Sally memintanya dgn sebuah bisikan maut,"Ssssttt... bebeeekk..."

Sampai akhirnya Joni tidak tahan lagii.

Dengan hancur hati, dia datang kepada neneknya dan mengakui bahwa ia telah membunuh bebek kesayangan neneknya dan siap untuk dihukum oleh sang nenek. 

Tapi apa yang terjadii? Mendengar pengakuan Joni, Nenek segera berlutut dan memeluk Joni, sambil berkata, "Cucuku..., nenek tahu. Nenek memperhatikan dari jendela dan melihat semuanya. Nenek hanya menunggu berapa lama kamu akan bertahan untuk membohongi dirimu. sendiri.... Nenek berharap kamu akan datang dan menceritakannya sendiri. Karena Nenek mencintaimu, Nenek telah memaafkanmu, jauh sebelum engkau datang...."

Sambil memeluk sang nenek, Jonipun hancur hati dan menangis terisak-isak.

Kita mungkin melakukan hal yang sama seperti Joni, mungkin kita telah berbohong, menipu, hutang, ketakutan, kebiasaan buruk, kebencian, kemarahan, kepahitan, dan lain-lain, apa pun itu. Apa pun yang terjadi di masa lalu Anda, apa pun yang pernah Anda lakukan, Anda harus menyadari bahwa Tuhan sedang berdiri di jendela dan Dia melihat semuanya. Dia telah melihat seluruh hidup Anda. Dia ingin Anda tahu bahwa Dia mengasihi Anda dan bahwa Anda sudah diampuni. Dia hanya menunggu berapa lama Anda akan membiarkan iblis memperbudak diri Anda.
 
Ketika Anda meminta pengampunan, Tuhan tidak hanya mengampuni Anda tetapi Dia juga lupa kesalahan Anda. Mari datanglah sekarang... inilah waktunya....!
Read On 1 komentar

Rosh Hashanah

Rosh Hashanah: Secara harfiah dalam Bahasa Ibrani berarti "Permulaan/Kepala Tahun" dan sering disebut sebagai "Tahun Baru Yahudi". Dan terjadi pada hari pertama bulan Tishrei, Bulan ketujuh dari kalender Ibrani, sebagaimana disebutkan dalam Imamat 23:24. Rosh Hashanah adalah perayaan pertama yang penting dan disebut juga 'Yamin Noraim' (Days of Awe), atau 'Asseret Yemei Teshuva' (Sepuluh Hari Pertobatan), ini adalah hari yang dikhususkan untuk pertobatan dan akan di akhiri dengan perayaan Yom Kippur. Rosh Hashanah adalah hari pertama pada penanggalan Ibrani (dan merupakan salah satu hari yang diperingati sebagaimana yang dijelaskan dalam Mishnah dan Talmud). Ini merupakan tahun baru bagi semua mahkluk, manusia, binatang dan juga era baru pada sebuah perjanjian (kontrak). Dan ahli Yahudi mempercayai Rosh Hashanah secara harfiah adalah hari penciptaan dunia. Namun pada pandangan Talmud Rosh Hashanah di peringati sebagai hari penciptaan manusia, yang berarti bahwa lima hari sebelumnya adalah hari penciptaan alam semesta.

Mishnah memberi referensi bahwa Rosh Hashanah adalah sebagai "hari penghakiman" dimana buku penghakiman akan dibuka untuk menghakimi orang benar dan jahat. nama-nama orang benar akan segera dituliskan di kitab kehidupan dan kemudian dimateraikan untuk hidup. Orang-orang yang menengah (yang masih bisa diselamatkan) diperbolehkan untuk berdiam selama sepuluh hari hingga hari Yom Kippur untuk bertobat dan menguduskan diri dan menjadi orang benar; tetapi orang jahat akan dihapuskan.

Dalam liturgi Yahudi Rosh Hashanah diperingati sebagai hari penghakiman (Yom Ha-Dim), hal ini menggambarkan seperti Allah sedang duduk diatas Tahta sementara buku-buku yang berisi semua perbuatan manusia dibuka untuk diperiksa, dan setiap orang akan berdiri dan berlalu di depan-Nya untuk dievaluasi perbuatannya.

Rosh Hashanah diperingati juga sebagai hari Sabbath atau hari peristirahatan (bukan pada hari sabbath seperti biasanya)-Imamat 23:24, dan ditandai dengan peniupan Shofar (Sangkakala), sebuah trompet yang terbuat khusus dari tanduk domba jantan dan bukan tanduk dari jenis hewan lainnya. dan dimaksudkan untuk memberi peringatan kepada mereka yang "terlelap" untuk menyadari bahwa hari penghakiman yang akan datang.

Waktu dan Tanggal:

Tahun Yahudi Mulai saat matahari terbenam
5769: 29 September 2008
5770: 18 September 2009
5771: 8 September 2010

Rosh Hashanah terjadi 163 hari setelah hari pertama Paskah (Pesach). Dalam bentuk kalender Gregorian, tanggal yang paling awal yang jatuh pada 5 September, seperti yang terjadi pada 1899 dan akan terjadi lagi di 2013. Rosh Hashanah terbaru dapat terjadi sekitar 5 Oktober, seperti yang terjadi pada 1967 dan akan terjadi lagi di 2043. Setelah 2089, perbedaan antara kalender Ibrani dan kalender Gregorian akan menghasilkan Rosh Hashanah sekitar setelah tanggal 6 September.

Rosh Hashanah akan terjadi pada hari-hari berikutnya dari kalender Gregorian:

Tahun 5.769 Yahudi: matahari terbenam September 29, 2008 - malam Oktober 1, 2008.
Tahun 5.770 Yahudi: matahari terbenam September 18, 2009 - malam September 20, 2009.
Tahun 5.771 Yahudi: matahari terbenam September 8, 2010 - malam September 10, 2010.
Tahun 5.772 Yahudi: matahari terbenam September 28, 2011 - malam September 30, 2011.
Tahun 5.773 Yahudi: matahari terbenam September 16, 2012 - malam September 18, 2012.

(Sumber: http://en.wikipedia.org/wiki/Rosh_Hashana)
Read On 0 komentar

Terjemahan dari mimpi itu...

Shalom Bpk, Ibu serta Saudara/i yang terkasih, pertama-tama saya mengucapkan terimakasih buat tanggapan yang luar biasa mengenai apa yang menjadi Pesan Tuhan lewat tulisan-tulisan di tempat ini. khususnya artikel tentang "Suatu malam, Februari 2010, saya bermimpi..."

Berikut ini adalah terjemahan dari mimpi yang Tuhan berikan :
  1. Kenapa orang-orang yang bertekun dan bersungguh-sungguh tersebut berdoa di atas air ? Tuhan mengingatkan saya lewat salah seorang rekan sepelayanan dalam Kristus, mengenai cerita Petrus dan murid-murid yang ada di perahu. Pada saat gelombang dan badai besar menghempas perahu mereka, Tuhan berjalan di atas air mendekati mereka. Kenapa Tuhan tidak naik perahu besar atau berenang saat mendekati perahu murid-murid yang sedang dilanda badai? Sebab pada saat itu yang jadi masalah mereka adalah air. Jadi waktu Tuhan berjalan di atas air, Tuhan mau murid-murid mengetahui bahwa Tuhan berada di atas masalah mereka. Demikianlah arti "berdoa di atas air" - Masalah tidak membuat mereka "keluar atau lari" dari persekutuan dengan Tuhan, justru adanya masalah membuat mereka lebih bersungguh-sungguh bertekun dengan sehati mencari wajah Tuhan.
  2. Mangkuk Perlindungan berbicara tentang : Orang yang duduk dalam lindungan Yang Mahatinggi dan bermalam dalam naungan Yang Mahakuasa akan berkata kepada TUHAN: "Tempat perlindunganku dan kubu pertahananku, Allahku, yang kupercayai." (Maz 91:1-2). Mangkuk atau Kubah Perlindungan ini adalah tempat / atmosfir di mana orang-orang yang bersungguh hati mencari wajah Tuhan berada. Mereka adalah orang-orang yang senang berada di Rumah Doa.
  3. Kenapa untuk memasuki Mangkuk Perlindungan harus merangkak ? Tuhan taruh di hati saya : Untuk masuk dalam perlindungan Tuhan,  orang tersebut harus merendahkan diri di hadapan Tuhan. Tuhan pertegas hal ini kepada saya bahwa untuk luput dari gelombang yang besar dan menakutkan itu, mereka harus RENDAH HATI di hadapan Tuhan baru bisa masuk dalam Mangkuk Perlindungan tsb.
  4. Gelombang besar dan menakutkan berbicara mengenai "MASALAH BESAR" yang tak terduga yang akan segera datang melanda setiap orang yang ada, baik dia siap maupun tidak siap. Gelombang tersebut akan melanda siapa saja, tidak perduli besar kecil, tua muda, termasuk juga hamba-hamba Tuhan besar. Tuhan mau kita semua tetap berjaga-jaga dan sadar... 
  5. Mulai bulan Maret tahun ini, Tuhan bilang Gelombang tersebut akan mulai bergerak dalam kecepatan yang semakin lama semakin besar. Tuhan taruh di hati saya bahwa BANYAK SEKALI ORANG  BESAR MAUPUN kecil,YANG AKAN JATUH DILANDA OLEH GELOMBANG TERSEBUT.
  6. Mengenai orang-orang di pantai yang tidak mengindahkan peringatan tersebut dan tetap sibuk dengan urusan mereka sendiri, Tuhan bilang bahwa mereka semua mati binasa di hadapan Tuhan.
  7. Tuhan merindukan sebuah wadah yang dapat dipercaya oleh Tuhan untuk menjadi RUMAH DOA-nya Tuhan dan bukan sarang penyamun. Kalau hal itu terjadi, maka Tuhan janji untuk : (a) Mencelikkan mata orang-orang yang selama ini buta tentang Pengenalan akan Tuhan dan (b) untuk meluruskan jalan orang-orang yang timpang dan letih lesu karena beban dan masalah dalam hidup mereka. (c) Tuhan juga janji akan datangnya anak-anak kecil ke Rumah Doa baik malam hari maupun pagi hari. Tuhan akan taruh kerinduan di hati mereka untuk datang dan berdoa di Rumah Doa-nya Tuhan.
  8. Tuhan mau semua orang menjadi muridNya Tuhan dan mereka juga mempunyai telinga seorang murid untuk dapat mendengar Suara Tuhan dan Tuhan mau mereka dibawa berlatih di RUMAH DOA. Tuhan bilang, orang-orang tersebut akan mengalami perjumpaan dengan Tuhan di sana dan juga Tuhan akan berbicara secara pribadi dengan mereka di sana, di Rumah Doa...
Demikianlah arti dari mimpi saya yang diberikan Tuhan pada malam itu, kiranya menjadi berkat bagi kita semua...
Read On 1 komentar

Suatu malam, Februari 2010, saya bermimpi...

Suatu malam, beberapa waktu yang lalu, saya, (surjadi), bermimpi.....
Saya melihat ada sekelompok orang sedang berdoa. Mereka berlutut di atas air agak ke tengah laut, mereka begitu tekun dan bersungguh-sungguh berdoa.
Lalu tiba-tiba saya melihat ada gelombang air berwarna keruh, besar dan menakutkan.
Gelombang tersebut sedang bergerak melanda apa saja yang ada di depannya tanpa ampun dan apapun yang dilanda gelombang tersebut pasti hancur... Saya melihat gelombang yang besar dan menakutkan tersebut bergerak sangat cepat hendak melanda mereka yang sedang berdoa di atas air.
Situasi saat itu sungguh sangat mencekam...
Saya berpikir bahwa gelombang tersebut pasti meng'habis'kan mereka.

Dan tiba-tiba, di tengah-tengah situasi semacam itu, saya diperlihatkan "sesuatu" yang dari tadi sudah ada tapi tak terlihat oleh saya... Saya melihat adanya sebuah "Mangkok Perlindungan", seperti sebuah mangkok transparant, posisi terbalik, sedang menutupi mereka dan di dalam hati saya saya mengetahui bahwa 'mangkok' tersebut walaupun transparant tapi sangat kuat sekali. Mangkok tersebut terlihat menutupi mereka yang sedang berdoa.
Hati saya mengatakan saat itu bahwa 'mangkuk" tersebut telah ada, jauh sebelum gelombang yang mengerikan itu, datang....
Dan lihatlah apa yang terjadi...! Saya melihat sesuatu yang mengerikan terjadi... Tanpa belas kasihan, gelombang tersebut mendekat dan menghempaskan mereka yang sedang berdoa itu... Untuk sementara waktu saya tidak melihat mereka yang sedang berdoa... Mereka semua hilang di balik gelombang besar dan menakutkan tersebut...
Kengerian menjadi begitu sangat mencekam saat itu...

Tapi lihatlah apa yang terjadi...!!! Gelombang tersebut berlalu dan orang-orang yang ada ditutupi oleh mangkuk tersebut tidak mengalami luka sama sekali... Mereka tetap ada di dalam mangkuk tersebut dan tetap di atas air...! Haleluya !!!

Saya terus memperhatikan... Setelah tidak berhasil menghempaskan orang-orang yang di dalam mangkuk transparant tersebut, gelombang besar tersebut bergerak dengan sangat cepat dan menakutkan ke arah pantai. Saya melihat ada cukup banyak orang sedang berada di tepi pantai. Mereka sepertinya sedang bersantai, ada yang ngobrol, ada yang asyik dengan kegiatannya sendiri, ada yang berdiskusi tentang urusan bisnis mereka dan ada juga yang sedang bercakap-cakap mengenai keadaan gereja.
Tapi sayang sekali, mereka tidak memperhatikan gelombang yang mengerikan yang sedang datang ke arah mereka.
Saat itu hati saya tiba-tiba menjadi sedih dan gundah gulana melihat keadaan tersebut... Rasa hati ingin berteriak keras-keras memperingati mereka...
Tiba-tiba saya melihat ! Orang-orang yang ada di dalam mangkuk tertutup tersebut mulai berteriak-teriak dengan keras dan segenap hati memanggil mereka-mereka yang ada di pantai, bahkan kedua tangan mereka diletakkan dekat dengan mulut mereka supaya bisa menghasilkan suara yang lebih keras ! Dan luar biasa... Beberapa orang yang ada di pantai mulai melihat ke arah mereka, tapi sekali lagi sayang sekali... banyak diantara mereka mengabaikan dan tidak menghiraukan panggilan tersebut..  
Mereka menganggap remeh mengenai peringatan tentang "gelombang" yang akan datang tersebut, mereka kembali berbicara satu sama lain dengan asyik dan sibuk kembali dengan aktivitas mereka.

Saat itu juga saya bisa merasakan kesedihan orang-orang yang ada di dalam mangkuk perlindungan tersebut.

Tapi sekonyong-konyong terdengarlah suara sorak-sorai... . Ternyata orang-orang yang di dalam mangkuk tersebut sedang bersorak-sorai menyemangati seseorang yang tadinya ada di tepi pantai, tiba-tiba menyadari peringatan tersebut, lalu bergegas berjalan ke arah orang-orang yang sedang berdoa di atas air tersebut.
Aneh sekali ! orang tersebut bisa berjalan di atas air... dan saya melihat semakin dekat orang tersebut berjalan ke arah mangkuk perlindungan, semakin bersukacita orang-orang yang ditutupi oleh mangkuk transparant tersebut. Mereka bahkan bersama-sama dengan riang gembira mengangkat sedikit pinggir mangkuk tersebut supaya orang itu bisa masuk.
Waktu orang tersebut mau masuk ke dalam mangkuk perlindungan tersebut dia harus merangkak dan tidak boleh jongkok apalagi berdiri tegak sebab pasti kalau dia mencoba berdiri tegak, dia tidak akan bisa masuk dalam mangkuk tersebut. Saat orang tersebut berhasil masuk ke dalam mangkuk perlindungan itu, ia dipeluk dengan sukacita dan dengan airmata yang mengalir di pipi oleh orang-orang yang ada di dalam mangkuk perlindungan tersebut...


Lalu bagaimana dengan orang-orang di pinggir pantai tersebut ?

Demikianlah mimpi yang diberikan Tuhan kepada saya...
Apabila anda diberkati, mohon sebarluaskan berita ini...
Tuhan berkati !

(to be continue..)
Read On 1 komentar

Persiapan memasuki Musim yang LUAR BIASA !

Pada hari Jumat Agung nanti kita akan memperingati kematian Tuhan Yesus. Semakin banyak kita mengingat kebaikan Tuhan, maka kita akan lebih mengasihi Tuhan dan juga kita akan lebih mengasihi satu dengan yang lain. Pesan Tuhan yang sangat kuat kepada kita akhir-akhir ini, yaitu Dia sedang membawa kita masuk dalam suatu Kehidupan yang penuh dengan terobosan demi terobosan, kemudahan demi kemudahan, sumur-sumur yang digali akan berbual-bual mata airnya dan yang sangat luar biasa adalah Mata Tuhan akan menuntun kehidupan kita. Haleluya ! Kita akan diperkaya di dalam hal kasih, sukacita, damai sejahtera, ketenangan, ketentraman, kesehatan yang baik, dan berkat-berkat secara materi. Hari-hari ini Tuhan sedang membawa kita masuk dalam suatu Musim yang luar biasa. Seperti orang Israel pada waktu itu yang dipimpin oleh Yosua untuk masuk ke Tanah Perjanjian, yaitu tanah yang penuh dengan susu dan madu - Hidup Berkelimpahan di dalam segala hal.
Maka mereka harus melakukan beberapa hal, yaitu:
1. Empat pesan yang harus mereka lakukan.
2. Menyeberang Sungai Yordan.
3. Disunat di Gilgal.
4. Merayakan Paskah.
Setelah itu mereka melakukan peperangan yang sesungguhnya, yaitu merebut daerah-daerah yang sudah Tuhan janjikan kepada mereka. Hari-hari ini kita sedang memasuki suatu Peperangan Rohani untuk merebut janji-janji berkat yang sudah Tuhan sediakan buat kita. Saat ini kita juga merayakan Paskah, Paskah di dalam Perjanjian Lama adalah setiap orang tua memberitahu kepada anak-anaknya tentang kebaikan Tuhan - bagaimana Tuhan membawa mereka keluar dari Mesir (Mesir berbicara tentang perbudakan / penindasan) untuk beribadah kepada Tuhan (Keluaran 12:26-27).
Dan mereka dipilih menjadi suatu umat yang dikasihi oleh Tuhan - umat yang istimewa - umat yang diperintah oleh Tuhan sendiri.Jadi makna Paskah pada waktu itu adalah mengingat kebaikan Tuhan. Di dalam memasuki Tahun Peperangan Rohani ini adalah saat yang paling tepat untuk kita mengingat akan kebaikan Tuhan. Semakin kita mengingat kebaikan-kebaikan Tuhan, maka kita akan semakin banyak memenangkan peperangan-peperangan yang kita hadapi.
PENDERITAAN DAN KEMULIAAN HAMBA TUHAN
"Sesungguhnya, hamba-Ku akan berhasil, ia akan ditinggikan, disanjung dan dimuliakan. Seperti banyak orang akan tertegun melihat dia -- begitu buruk rupanya, bukan seperti manusia lagi, dan tampaknya bukan seperti anak manusia lagi -- demikianlah ia akan membuat tercengang banyak bangsa, raja-raja akan mengatupkan mulutnya melihat dia; sebab apa yang tidak diceritakan kepada mereka akan mereka lihat, dan apa yang tidak mereka dengar akan mereka pahami. Siapakah yang percaya kepada berita yang kami dengar, dan kepada siapakah tangan kekuasaan TUHAN dinyatakan?Sebagai taruk ia tumbuh di hadapan TUHAN dan sebagai tunas dari tanah kering. Ia tidak tampan dan semaraknya pun tidak ada sehingga kita memandang dia, dan rupa pun tidak, sehingga kita menginginkannya. Ia dihina dan dihindari orang, seorang yang penuh kesengsaraan dan yang biasa menderita kesakitan; ia sangat dihina, sehingga orang menutup mukanya terhadap dia dan bagi kita pun dia tidak masuk hitungan. Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kita yang dipikulnya, padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul dan ditindas Allah. Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh. Kita sekalian sesat seperti domba, masing-masing kita mengambil jalannya sendiri, tetapi TUHAN telah menimpakan kepadanya kejahatan kita sekalian. Dia dianiaya, tetapi dia membiarkan diri ditindas dan tidak membuka mulutnya seperti anak domba yang dibawa ke pembantaian; seperti induk domba yang kelu di depan orang-orang yang menggunting bulunya, ia tidak membuka mulutnya.
Sesudah penahanan dan penghukuman ia terambil, dan tentang nasibnya siapakah yang memikirkannya? Sungguh, ia terputus dari negeri orang-orang hidup, dan karena pemberontakan umat-Ku ia kena tulah. Orang menempatkan kuburnya di antara orang-orang fasik, dan dalam matinya ia ada di antara penjahat-penjahat, sekalipun ia tidak berbuat kekerasan dan tipu tidak ada dalam mulutnya. Tetapi TUHAN berkehendak meremukkan dia dengan kesakitan. Apabila ia menyerahkan dirinya sebagai korban penebus salah, ia akan melihat keturunannya, umurnya akan lanjut, dan kehendak TUHAN akan terlaksana olehnya. Sesudah kesusahan jiwanya ia akan melihat terang dan menjadi puas; dan hamba-Ku itu, sebagai orang yang benar, akan membenarkan banyak orang oleh hikmatnya, dan kejahatan mereka dia pikul. Sebab itu Aku akan membagikan kepadanya orang-orang besar sebagai rampasan, dan ia akan memperoleh orang-orang kuat sebagai jarahan, yaitu sebagai ganti karena ia telah menyerahkan nyawanya ke dalam maut dan karena ia terhitung di antara pemberontak-pemberontak, sekalipun ia menanggung dosa banyak orang dan berdoa untuk pemberontak-pemberontak." (Yesaya 52:13 - 53:12)
Read On 1 komentar
 

Home | Powered By Holy Spirit | Peta GBI MOI | © Copyright  5770